Rabu, 02 September 2009

IMO G911, Ponsel Dual On Disain Mirip HTC Snap

Kiprah ponsel merk lokal dengan konsep layaknya smartphone ber-keyboard full QWERTY, nampaknya sedang ada di puncak.
Hampir sebagian besar produknya mencoba untuk 'dulu-duluan' menghadirkan disain dari merk ternama.
IMO contohnya, merk lokal ini mengadopsi tampilan HTC Snap di seri terbarunya: IMO G911, yang bakal hadir di Agustus akhir.








Di sisi fitur, IMO G911 tak ubahnya ponsel lain yang belakangan beredar. Wajar, platform softwarenya saja masih menggunakan MTK 6225. Teknologi dual on GSM-GSM, audio/video player, radio FM, support aplikasi facebook dan chatting.

Sebagai tambahan, IMO G911 rencananya bakal ditambahkan TV tunner, gravity sensor untuk kemampuan autorotate screen, Dual kamera (depan VGA, belakang 1.3 MP). Menariknya, tombol navigasi D-pad ponsel ini akan mengikuti konsep sejatinya HTC Snap, yakni menggunakan 'Jog-ball' alias trackball.

Spesifikasi IMO G911:
Jaringan: Quadband GSM (850/900/1800/1900 MHz) & Dual On GSM; Dimensi: 10,9*6,1*1,35 cm; Layar: 2.2 inci, TFT 262.144 warna; Transfer data: GPRS; Kamera Belakang: 1.3 Megapiksel; Kamera depan: VGA; Memori eksternal: microSD; Messaging: SMS, MMS; Konektivitas: Bluetooth (A2DP support), kabel data; Browser: WAP 2.0/xHTML, UCWEB support; Fitur lain: Polifonik (MP3), Audio/video player, Platform software MTK 6225, TV tunner, Java, radio FM, facebook application, Yahoo Search, Google search, jog-ball navigation, Gravity sensor, Calculator, Calendar, Alarm, Clock, Converter, Flash light, E-book reader, Speakerphone, Game; Baterai: Lithium ion

Selasa, 18 Agustus 2009

Mengingat Mimpi Bisa Tingkatkan Kreativitas


Pernahkah Anda bermimpi tapi samar-samar terlihat dan tidak begitu mengingatnya setelah terbangun? Atau mungkin Anda termasuk orang yang mengingat dengan jelas mimpi yang baru saja dilihat? Jelas atau tidaknya mimpi ternyata ada kaitannya dengan kemampuan seseorang dalam berbagai hal.

Mimpi terdiri dari tingkatan dan jenis yang berbeda-beda. Dalam hirarki mimpi, lucid dream atau mimpi yang jelas berada pada level tertinggi sebuah mimpi.

Studi baru-baru ini menyebutkan bahwa mimpi yang jelas dapat membantu meningkatkan keahlian memecahkan masalah, kreativitas, mengatasi rasa takut, meningkatkan percaya diri. Para pemimpi itu pun bahkan dilaporkan bisa mengalami pengalaman orgasme selama tidurnya.

Dikutip dari Huffingtonepost, Rabu (19/8/2009), para ahli dan peneliti mimpi di New York menyebutkan bahwa mimpi jenis itu juga bisa meningkatkan kesadaran dan menangani stres atau konflik dalam hidupnya.

Tidak hanya mimpi di malam hari, Sara Mednick, seorang psikolog dari UC San Diego dan juga pengarang 'Take a Nap, Change Your Life' mengatakan bahwa tidur siang yang bermimpi akan membuat seseorang lebih kreatif dan meningkatkan kemampuannya dalam mencari solusi.

Menurut Sara, pria ternyata lebih sering mendapatkan mimpi yang jelas ketimbang wanita. Hal ini dikarenakan pria memiliki kemampuan mengontrol dengan baik dan juga kemampuan memulai sesuatu yang lebih baik daripada wanita.

Seorang peneliti mimpi, Ryan Hurd pun mengaku dirinya sering mendapatkan mimpi yang jelas dan menyebutkan bahwa memaknai suatu mimpi bisa meningkatkan kemampuannya terutama dalam pekerjaan, hubungan percintaan dan mengasah kreativitas.

Sebuah mimpi akan terlihat sangat nyata dan jelas ketika seseorang fokus pada sesuatu yang memang menjadi perhatiannya saat itu. Dari mimpi, seseorang sebenarnya bisa mendapat pelajaran atau bahkan suatu ide cemerlang.
Mereka yang mengingat mimpinya dengan jelas kemudian akan menerapkan ide atau pelajaran yang didapatnya dari mimpi tersebut ke dalam kehidupannya sehari-hari, sehingga ia akan lebih kreatif dan cerdas.

Pria dan wanita sebenarnya bisa menggunakan mimpi untuk meningkatkan kemampuan emosi dan intelegensinya. Belajar dari mimpi akan membuat seseorang sukses dalam karir, olahraga, dan lain-lain.

Menariknya, bermain video game ternyata bisa meningkatkan kemampuan bermimpi seseorang. Meskipun bermain video game tidak terlalu baik untuk kesehatan, tapi psikolog mimpi, Jayne Gackenbach mengatakan sesekali tidak ada salahnya.

Menurut Jayne, bermimpi seperti sebuah permainan berkemah dan training dunia maya yang dilengkapi dengan fantasi. Jadi teruslah bermimpi dan tingkatkan kreativitasmu.

Nurul Ulfah - detikHealth